Spread the love

Meskipun pemerintah kita telah menjanjikan ribuan lowongan pekerjaan setiap tahunnya, nyatanya mendapatkan pekerjaan tetap saat ini sangatlah sulit. Persaingan ketat di setiap perusahaan membuat kita harus bekerja sangat keras untuk dapat lulus interview pekerjaan. Namun semua akan terkalahkan oleh mereka yang mempunya koneksi atau kenalan orang dalam. Pelamar yang bersungguh-sungguh akan disingkirkan oleh mereka yang memiliki link.

Persiapan Memulai Karir Sebagai Freelancer

Ketika lamaran pekerjaan di berbagai perusahaan tidak membuahkan hasil sama sekali, saatnya kita untuk bangkit dan melakukan sesuatu yang menghasilkan. Salah satunya adalah dengan menjalankan pekerjaan paruh waktu atau freelancer. Meskipun pekerjaan ini berbeda dari pekerjaan kantoran, namun akan sangat menguntungkan jika kita melakukannya dengan baik. jangan anggap remeh pekerjaan freelance karena kadang malah mendatangkan keuntungan lebih besar dibandingkan pekerjaan kantoran.

Tips Memulai Karir Sebagai Freelancer

Jam kerja yang fleksibel, dapat dikerjakan di mana saja, dan bayaran yang cukup tinggi adalah beberapa kelebihan freelance dibandingkan dengan pekerjaan kantor biasa. Banyak pebisnis sukses yang memulai karir mereka dari freelance. Tentu saja, untuk memulainya, kita harus menapaki langkah yang berat. Namun dengan melakukan beberapa tips di bawah, memulai freelance tidak akan terlalu sulit.

  1. Rajin mencari informasi

Menjadi freelancer pemula mengharuskan kita untuk selalu mencari informasi terbaru seputar pekerjaan paruh waktu yang mungkin bisa kita lakukan. Mencari informasi bisa dilakukan di mana saja, mulai dari Koran, majalah, internet atau bahkan informasi dari orang yang kita kenal.

  1. Ketahui kemampuan diri

Banyak orang yang terkadang tak menyadari apa yang bisa mereka lakukan. Kemampuan yang dimaksud di sini bukan melulu seputar bidang yang dipelajari di sekolah atau kampus. Kemampuan diri yang memang berasal dari dalam diri kita sendiri. Sesuatu yang bisa kita lakukan dengan baik dan kita juga enjoy untuk melakukannya. Gali dan lihat lebih dalam apa yang memang kita ingin lakukan.

  1. Menentukan tujuan menjadi freelancer

Ada beberapa alasan mengapa seseorang memutuskan untuk menjadi freelancer. Tidak terikat dengan peraturan perusahaan, mencari penghasilan tambahan atau sebagai batu loncatan sebelum mencapai utama adalah beberapa tujuan menjadi freelancer. Pastikan untuk menentukan tujuan kita sebelum memutuskan menjadi freelancer.

  1. Melihat pasar bisnis

Agar pekerjaan paruh waktu yang dilakukan bisa mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan, maka kita harus selalu memperhatikan pasar bisnis. Jenis bisnis apakah yang sekiranya akan membukan lebar peluang untuk mendapatkan keuntungan. Meskipun melihat peluang bisnis yang sekiranya laris di pasaran, kita juga harus tetap kembali pada kemampuan diri yang kita miliki. Hal tersebut bertujuan untuk bisa melakukan pekerjaan dengan maksimal.

  1. Memulai dengan komitmen

Setelah menetapkan tujuan dan mengetahui kemampuan diri, maka kita harus memulai profesi freelancer dengan komitmen. Apa yang telah kita putuskan, harus dilakukan dengan sepenuh hati dan penuh tanggung jawab. Tanggung jawab terhadap pekerjaan akan menunjukkan profesionalitas kita.

  1. Membangun branding pribadi

Memulai freelance harus dimulai dengan komitmen dan image yang baik untuk menciptakan branding yang baik pula. Membangun branding bisa dimulai dari membuat karya terbaik yang bisa kita buat sebagai portofolio freelance yang kita lakukan. Misalkan saja kita akan melakukan freelance sebagai programmar atau penulis, maka ciptakan karya pemrograman atau tulisan terbaik yang akan menarik perhatian banyak orang. Manfaatkan internet untuk menyebarkan karya terbaik agar branding freelance kita semakin banyak dikenal orang.